Banyak yang menilai bahwa keputusan Romelu Lukaku untuk kembali ke Chelsea tak lain demi membuktikan dirinya, bahwa dia juga bisa sukses di Premier League. Namun, striker Belgia itu membantah, dia merasa tak perlu buktikan apapun kepada orang-orang.

Lukaku pertama kali hijrah ke Inggris di tahun 2011 silam, saat itu dia dibeli Chelsea dari Anderlecht. Tapi, karena masih muda dan minim pengalaman, dia pun kesulitan menembus tim utama The Blues.

Sang pemain kemudian dipinjamkan ke West Bromwich Albion sebelum kemudian dilepas permanen ke Everton. Bersama The Toffees, performa Lukaku terbilang lumayan, tak heran Manchester United kemudian merekrutnya di tahun 2017.

Sayang di MU, Performa Lukaku pasang surut, diapun akhirnya di lepas ke Inter Milan pada tahun 2019. Nah, di Inter Milan sang pemain malah meraih kesuksesan, tampil produktif dan puncaknya membawa Inter Milan meraih gelar Scudetto di musim 2020/21 kemarin.

MOTIVATOR UNTUK DIRI SENDIRI

Setelah suksesnya di Inter Milan, Lukaku memilih kembali ke Inggris dengan menerima pinangan kembali dari Chelsea. Ada yang menganggap bahwa keputusannya ini didasari oleh kegagalan di periode sebelumnya, sehingga sang striker bertekad membuktikan diri.

Namun Lukaku membantah klaim tersebut, dia mengaku sama sekali tak perlu membuktikan diri kepada orang-orang.

“Saya tidak perlu membuktikan apa pun kepada siapa pun. Satu-satunya hal yang memotivasi saya adalah diri saya sendiri. Saya seorang motivator diri dan selalu begitu. Saya pemain Chelsea dan senang berada di sini sekarang,” serunya seperti dilansir Goal.

MERASA SUDAH BERKEMBANG

Lebih lanjut, mantan pemain Everton ini merasa bahwa dirinya sejauh ini sudah berkembang cukup pesat, dari apa yang dia lalui baik saat di Premier League maupun di Italia.

“Saya telah mengalami kesuksesan di tempat lain dan juga gaya bermain yang berbeda di mana lebih berbasis teknis dan taktis. Premier League memiliki sedikit segalanya dan pengalaman yang saya miliki beberapa tahun lalu sangat bagus,”

“Saya menyukai setiap menitnya di dalam dan di luar lapangan tapi pengalaman di Italia membuat saya lebih lengkap sebagai pemain,” klaim Lukaku.

Post Comment