Legenda Barcelona, Xavi Hernandes dipercaya sebagai kandidat terkuat untuk menjadi pelatih utama Raksasa Catalan selepas pemecatan Ronald Koeman. Lantas, bagaimana tanggapan yang bersangkutan soal hal tersebut?

Sebagaimana diketahui, Barcelona baru saja mendepak Ronald Koeman dari kursi manajer, tepat setelah kekalahan mengejutkan di markas Rayo Vallecano, Kamis dinihari WIB kemarin (29/10).

Pemecatan tersebut sendiri adalah buntut dari serangkaian hasil negatif yang didapat Pique dkk, dalam beberapa laga terakhir, termasuk saat dipermalukan Real Madrid dalam duel El Clasico akhir pekan kemarin dengan skor 1-2.

Tak lama setelah pemecatan Ronald Koeman, Barcelona memang mengumumkan penunjukkan Sergi Barjuan, akan tetapi sosok tersebut hanya dipercaya sebagai caretaker atau pelatih sementara sebelum penunjukkan pelatih tetap.

FOKUS PADA AL SADD

Beberapa nama pelatih mulai dikaitkan dengan Barcelona, termasuk diantaranya mantan pemain mereka, Xavi Hernandes yang belakangan menangani klub Qatar, Al Sadd.

Xavi disebut-sebut sebagai kandidat terkuat untuk menjadi pelatih Barcelona yang baru, dan kabarnya pihak Al Sadd juga tidak masalah jika legenda Spanyol itu pergi dan bergabung dengan bekas klubnya untuk menjadi pelatih disana.

Hanya saja, saat dimintai responnya mengenai kabar tersebut, Xavi Hernandez memilih bungkam dan mengaku fokus sepenuhnya pada Al Sadd, tanpa memikirkan hal lain.

“Saya fokus pada pekerjaan saya dengan Al-Sadd. Saya tidak bisa membicarakan hal lain,” tegas Xavi seperti dikutip Marca.

NEGOSIASI SUDAH BERLANGSUNG

Sebuah kabar mengklaim bahwa proses negosiasi antara Barcelona dengan Al Sadd untuk transfer Xavi Hernandes masih berlangsung sampai saat ini. Kabarnya kesepakatan bakal segera tercapai dan Xavi bakal mulai menangani Barcelona pada bulan November mendatang.

Al-Sadd sendiri masih berusaha menahan Xavi untuk menjadi pelatih tim dalam dua laga tersisa di Liga Qatar, yakni melawan Al-Ahli dan Al-Duhail.

Adapun selama menangani Al Sadd, Xavi Hernandes sendiri memiliki statistik yang bagus, dimana timnya berhasil memenangkan 7 gelar juara dan mencatatkan sejumlah rekor, termasuk rekor tak terkalahkan dalam 34 pertandingan beruntun.

Post Comment