Keputusan Tottenham Hotspur memecat Nuno Esprito Santo mungkin dianggap wajar di era sepakbola modern seperti sekarang ini, namun Jose Mourinho yang pernah menukangi klub London tersebut tetap mempertanyakan alasan dibalik pemecatan tersebut.

Sebagai informasi, Nuno Esprito Santo sendiri sejatinya dipekerjakan Tottenham Hotspur untuk menggantikan Jose Mourinho sejak musim panas kemarin. Sayang sekali, mantan pelatih Wolverhampton wanderers itu tak bertahan lama di White Hart Lane.

Akibat serangkaian hasil buruk yang didapat klub, dengan puncaknya adalah kekalahan telak 0-3 di kandang sendiri melawan Manchester United, pria asal Portugal resmi dipecat pada awal pekan ini, Senin 01 November 2021.

BUKAN PROSES YANG INSTAN

Mungkin, pemecatan itu terdengar wajar di era sepakbola modern seperti sekarang ini, dimana klub biasanya cepat mengambil keputusan untuk memecat pelatih ketika segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik.

Namun, Jose Mourinho yang kini menangani AS Roma tetap mempertanyakan keputusan bekas klubnya memecat Nuno Esprito Santo. Hal ini karena koleganya itu sudah melakukan pekerjaan yang luar biasa di Wolverhampton dan melalui proses yang cukup panjang.

“Nuno Espirito Santo telah melakukan pekerjaan yang luar biasa di Wolverhampton. Ia melakukan itu tidak hanya dalam beberapa bulan atau satu tahun, melainkan selama empat atau lima tahun,” ujar Mourinho kepada Sky Italy.

SOAL PENUNJUKKAN CONTE

Adapun, hanya sehari berselang setelah pemecatan Nuno Esprito Santo dari kursi manajer, Tottenham Hotspur langsung berhasil mencapai kesepakatan dengan Antonio Conte untuk menjadi manajer baru mereka.

Mourinho sendiri turut mengomentari penunjukkan pelatih asal Italia, dimana dia mengakui Conte adalah manajer yang bagus, tapi Nuno Esprito Santo pun sebenarnya punya kualitas yang sama bagusnya.

“Saya bisa bilang bahwa Tottenham memiliki pelatih yang sangat bagus. Akan tetapi, mereka juga memiliki pelatih yang sangat bagus sebelumnya,” ujarnya.

Meski sudah resmi menjadi pelatih Tottenham Hotspur, tapi dipercaya Conte masih belum bisa menangani tim utama, karena belum adanya izin yang keluar dari pemerintah setempat.

Post Comment