Nestapa betul yang dialami Juventus, alih-alih bangkit setelah kekalahan dari Sassuolo, Bianconneri malah takluk di tangan tim papan tengah, Verona dalam lanjutan Serie A akhir pekan kemarin. Soal ini, pelatih Max Allegri tidak bisa berkomentar banyak.

Pada Giornata ke-11 Serie A Italia 2021/22, Juventus bertandang ke markas Hellas Verona pada Sabtu malam WIB (30/10). Dalam pertandingan tersebut, Bianconneri sudah dikejutkan dengan dua gol cepat tuan rumah lewat aksi Giovanni Simeone.

Setelah itu, Juventus coba untuk membalas namun tidak ada yang terjadi hingga babak pertama usai. Bahkan, Si Nyonya Tua baru bisa mencetak gol balasan pada menit ke-80 lewat aksi Weston McKennie. Pada akhirnya, Tuan Rumah tetap unggul dengan skor akhir 2-1.

TAK ADA GUNANYA BERSEDIH

Selepas pertandingan tersebut, pelatih Max Allegri pun tidak bisa berkomentar banyak, dia harus mengakui bahwa Juventus yang sekarang adalah tim medioker. Namun, tidak ada waktu untuk bersedih, jika mau bangkit, harus tetap fokus pada apa yang menanti di depan.

“Kata-kata saja tak ada artinya saat ini. Kami berada dalam situasi yang buruk. Kami harus menerima kenyataan bahwa sekarang ini kami cuma tim papan tengah. Kami bisa keluar dari situasi ini dengan sedikit determinasi dan kualitas. Kami akan berjuang untuk keluar dari situasi ini.”

“Tak ada gunanya mengasihani diri sendiri. Itu takkan membantu. Kami hanya perlu fokus pada apa yang perlu kami lakukan, dan semua akan selesai dengan sendirinya,” ujar Allegri, seperti dikutip Football Italia.

HARUS REALISTIS

Faktanya, itu adalah kekalahan ke-4 yang ditelan Juventus pada ajang Serie A Italia musim 2021/22 ini, dan memperpanjang catatan tak pernah menang dari tiga pertandingan terakhir.

Allegri pun menyerukan para pemainnya untuk tidak terlena dengan nama besar Juventus, karena faktanya usaha lah yang menentukan kemenangan dalam sebuah pertandingan.

“Memakai seragam Juventus itu bukan berarti jaminan akan menang lawan tim-tim papan tengah. Kami harus berjuang untuk mendapatkan setiap poin,” tegas pelatih Juventus tersebut.

Post Comment