Inter Milan melalui Direktur Olahraga mereka, Beppe Marotta mengisyaratkan kekecewaan akan kepergian Romelu Lukaku dari Giuseppe Meazza pada musim panas kemarin. Bahkan, Marotta menganggap mantan pemain Manchester United itu sebagai mata duitan.

Sebenarnya, Romelu Lukaku sendiri baru bergabung dengan Inter Milan pada bursa transfer musim panas tahun 2019. Kala itu, dia ditebus dari Manchester United lewat mahar yang cukup tinggi yakni 90 Juta Euro.

Meski demikian, Inter Milan tidak rugi berinvestasi besar-besaran pada penyerang Belgia tersebut, karena sejak bergabung dia langsung tampil cemerlang dengan mencetak gol demi gol.

Puncaknya, pada kampanye musim 2021/22 kemarin, Lukaku berhasil membantu Inter Milan meraih gelar Scudetto. Tapi sayangnya, setelah meraih gelar juara tersebut, Penyerang Belgia memutuskan hengkang untuk bergabung dengan mantan klubnya, Chelsea.

INGIN NAIK GAJI

Jelas kepergian Lukaku ini membuat Inter Milan merasa kecewa, karena bagaimanapun sang pemain adalah sosok penting bagi klub.

Saat itu, banyak yang beranggapan bahwa kepindahan Lukaku dari San Siro dikarenakan faktor finansial, dimana yang bersangkutan tergoda dengan tawaran gaji tinggi dari Chelsea.

Klaim tersebut sempat dibantah oleh sang pemain, namun kini direktur olahraga Inter Milan, Beppe Marotta malah membenarkannya. Dikatakan bahwa Lukaku memang pergi dari Giuseppe Meazza karena ingin gajinya naik dua kali lipat.

“Lukaku pergi karena ia ingin menggandakan gajinya, karena di Italia situasi seperti itu tidak bisa terjadi,” buka Marotta kepada Corriere Della Sera.

GAK NGARUH

Namun, tampaknya Marotta bisa memastikan bahwa kepergian Lukaku tak begitu berdampak pada performa tim, terkhusus berkat kedatangan Edin Dzeko. Justru, dia merasa bahwa klub beruntung karena bisa menjual Lukaku seharga 115 Juta Euro dan merekrut Edin Dzeko dengan Cuma-Cuma.

“Lukaku kami jual dengan harga 115 juta Euro lalu kami merekrut Edin Dzeko dengan gratis. Di atas lapangan, tidak banyak perbedaan yang berarti semenjak kepergiannya,”

“Saat ini kami tidak bisa membuat investasi yang terlalu besar. Saya tidak diijinkan untuk mendatangkan Lukaku dengan harga 75 juta Euro, karena kami harus berhemat dalam investasi kami,” ujarnya.

Post Comment