Salah seorang legenda Barcelona, Samuel Eto’o turut bekromentar tentang situasi mantan klubnya saat ini. Menurut pria asal Kamerun tersebut, performa Barcelona yang sekarang begitu menyedihkan dan membuatnya kecewa berat.

Situasi yang kurang menyenangkan memang dirasakan para fans Barcelona saat ini, dimana raksasa Catalan mendapati serangkaian hasil buruk pada awal musim 2021/22 ini.

Dalam enam pertandingan terakhirnya di semua ajang, Raksasa Catalan hanya mampu meraih satu kemenangan saja. Dua laga terakhir mereka berakhir dengan kekalahan menyedihkan, kalah 0-3 dari Benfica di ajang Liga Champions Eropa, lalu dihabisi Atletico dengan skor telak 0-2.

MASA-MASA YANG SULIT

Jelas saja situasi yang dialami Barcelona membuat banyak pihak merasa sedih sekaligus kecewa, tak terkecuali deretan mantan pemain mereka, termasuk diantaranya Samuel Eto’o.

Pria asal Kamerun tersebut mengaku menderita melihat apa yang menimpa Barcelona saat ini, karena bagaimanapun dia pernah sukses disana dan memiliki ikatan batin dengan klub Catalan tersebut.

“Baru-baru ini, Barcelona membuat saya menderita. Ini adalah masa-masa sulit bagi kami yang mencintai klub ini. Akan sulit menerima tersingkir di penyisihan grup Liga Champions. Saya masih berharap mereka bisa lolos.” ungkap Eto’o di Festival dello Sport di Trento seperti dikutip Marca.

HARUS MENANGI EL CLASICO

Namun, Eto’o masih percaya bahwa Barcelona bisa mengatasi situasi ini dan salah satu cara terampuh adalah dengan memenangkan pertandingan El Clasico melawan Real Madrid.

Menurutnya, kemenangan dalam laga bergengsi seperti itu bernilai tinggi bagi para pemain dan bisa mengangkat kepercayaan diri mereka.

“Barcelona memulai musim dengan buruk, tetapi El Clasico adalah pertandingan yang unik dan para pemain harus memanfaatkannya sebaik mungkin untuk mengubah dinamika musim,”

“Mengalahkan Real Madrid bisa bernilai enam poin. Kami yang telah memainkan pertandingan itu tahu bahwa itu adalah pertandingan terindah di dunia. Saya telah bermain di final Liga Champions, tetapi saya dapat mengatakan bahwa El Clasico itu unik. Tidak ada yang seperti itu.” Tandasnya.

Post Comment